Prasyarat
- Akun Azure dengan langganan aktif.
- Instance Azure SQL Database yang sudah disiapkan.
- Akses ke Azure Portal atau SQL Server Management Studio (SSMS) untuk menjalankan query SQL.
Hubungkan ke Azure SQL Database Anda
Untuk memulai, Anda perlu terhubung ke Azure SQL Database Anda. Anda bisa menggunakan SQL Server Management Studio (SSMS), Azure Data Studio, atau SQL client lain yang mendukung koneksi Azure SQL Database.
-- Using SQL Server Management Studio (SSMS)
-- Replace <server_name>, <database_name>, <username>, and <password> with your details
Server name: <server_name>.database.windows.net
Database name: <database_name>
Authentication: SQL Server Authentication
Login: <username>
Password: <password>
Membuat Tabel Dasar
Setelah terhubung, Anda bisa mulai dengan membuat tabel sederhana. Tabel ini akan menyimpan informasi karyawan seperti ‘employee ID’, ‘name’, dan ‘department’.
CREATE TABLE Employees (
EmployeeID INT PRIMARY KEY,
EmployeeName NVARCHAR(100),
Department NVARCHAR(50)
);
Output yang Diharapkan:
Jika tabel berhasil dibuat, Anda akan melihat pesan seperti ini:
Commands completed successfully.
Membuat Tabel dengan Constraint
Menambahkan constraint ke tabel Anda membantu menjaga integritas data. Misalnya, Anda bisa memastikan kolom tertentu tidak bernilai null, atau menambahkan constraint unique.
CREATE TABLE Departments (
DepartmentID INT PRIMARY KEY,
DepartmentName NVARCHAR(100) NOT NULL UNIQUE,
CreatedDate DATETIME DEFAULT GETDATE()
);
Output yang Diharapkan:
Commands completed successfully.
Dalam contoh ini, kolom DepartmentName tidak boleh null dan harus unik. Kolom CreatedDate akan otomatis berisi tanggal dan waktu saat ini ketika record baru dimasukkan.
Membuat Tabel dengan Foreign Key
Foreign key digunakan untuk membangun relasi antar tabel. Dalam contoh ini, kita akan membuat tabel yang mereferensikan tabel Departments.
CREATE TABLE EmployeeDetails (
EmployeeID INT PRIMARY KEY,
EmployeeName NVARCHAR(100) NOT NULL,
DepartmentID INT,
CONSTRAINT FK_Department FOREIGN KEY (DepartmentID)
REFERENCES Departments(DepartmentID)
ON DELETE CASCADE
ON UPDATE CASCADE
);
Output yang Diharapkan:
Commands completed successfully.
Opsi ON DELETE CASCADE dan ON UPDATE CASCADE memastikan perubahan pada tabel Departments akan diteruskan ke tabel EmployeeDetails, sehingga integritas referensial tetap terjaga.
Memasukkan Data ke dalam Tabel
Setelah tabel dibuat, Anda bisa memasukkan beberapa data untuk melihat bagaimana tabel-tabel tersebut saling bekerja.
-- Insert data into Departments table
INSERT INTO Departments (DepartmentID, DepartmentName)
VALUES (1, 'HR'), (2, 'Engineering');
-- Insert data into EmployeeDetails table
INSERT INTO EmployeeDetails (EmployeeID, EmployeeName, DepartmentID)
VALUES (101, 'John Doe', 1), (102, 'Jane Smith', 2);
Output yang Diharapkan:
(2 rows affected)
(2 rows affected)
Melakukan Query Data
Sekarang Anda bisa melakukan query data untuk melihat relasi antara tabel Departments dan EmployeeDetails.
SELECT
e.EmployeeID,
e.EmployeeName,
d.DepartmentName
FROM
EmployeeDetails e
INNER JOIN
Departments d ON e.DepartmentID = d.DepartmentID;
Output yang Diharapkan:
| EmployeeID | EmployeeName | DepartmentName | |
|---|---|---|---|
| 101 | John | Doe | HR |
| 102 | Jane | Smith | Engineering |
Mengubah Tabel
Memodifikasi tabel setelah dibuat adalah kebutuhan yang umum. Anda mungkin perlu menambah kolom baru, mengubah tipe data kolom, atau menetapkan nilai default.
-- Add a new column to the EmployeeDetails table
ALTER TABLE EmployeeDetails
ADD Email NVARCHAR(255);
-- Set a default value for the new column
ALTER TABLE EmployeeDetails
ADD CONSTRAINT DF_Email DEFAULT 'example@example.com' FOR Email;
Output yang Diharapkan:
Commands completed successfully.
Menghapus Tabel
Jika tidak lagi membutuhkan sebuah tabel, Anda bisa menghapusnya dengan statement DROP TABLE. Berhati-hatilah dengan operasi ini karena akan menghapus tabel beserta datanya secara permanen.
DROP TABLE EmployeeDetails;
Output yang Diharapkan:
Commands completed successfully.
Kesimpulan
Membuat dan mengelola tabel di Azure SQL Database adalah proses yang mudah, tetapi memahami berbagai opsi dan constraint yang bisa diterapkan akan membantu Anda merancang database yang efisien dan skalabel. Dengan menggunakan foreign key, constraint, dan tipe data yang tepat, Anda menjaga integritas data dan mengoptimalkan performa.
Artikel lain yang mungkin Anda sukai:
Beekeeper Studio Adalah GUI Database Gratis & Open Source
Tool query & editor SQL terbaik yang pernah saya pakai. Semua yang saya butuhkan untuk mengelola database ada di sini. - ⭐⭐⭐⭐⭐ Mit
Beekeeper Studio cepat, intuitif, dan mudah digunakan. Beekeeper mendukung banyak sekali database, dan berjalan mulus di Windows, Mac, dan Linux.
Apa Kata Pengguna Tentang Beekeeper Studio
"Beekeeper Studio sepenuhnya menggantikan workflow SQL lama saya. Cepat, intuitif, dan membuat pekerjaan database kembali menyenangkan."
"Saya sudah mencoba banyak GUI database, tetapi Beekeeper punya keseimbangan sempurna antara fitur dan kesederhanaan. Langsung jalan."