Pendahuluan
Versi singkatnya: gunakan \l atau \list untuk menampilkan semua database di psql. Namun, perintah ini hanya menampilkan informasi paling dasar tentang setiap database. Jika Anda butuh detail lebih lengkap, lanjutkan membaca.
Langkah 1: Pastikan Anda Punya Akses ke ‘psql’
Pertama, pastikan Anda punya akses ke utilitas command line PostgreSQL, psql. Untuk menjalankan psql, buka terminal Anda dan ketik:
psql -U username -d dbname
Ganti username dengan username role PostgreSQL Anda dan dbname dengan database apa pun yang bisa diakses oleh user tersebut. Jika Anda mengakses database PostgreSQL default untuk setup awal, Anda bisa memakai postgres sebagai dbname.
Langkah 2: Menampilkan Daftar Database
Setelah masuk ke antarmuka psql, menampilkan semua database sangat mudah. Gunakan perintah berikut:
\l
atau
\list
Perintah ini menampilkan daftar semua database beserta pemiliknya, encoding, konfigurasi collation, dan hak aksesnya. Berikut contoh output-nya:
List of databases
Name | Owner | Encoding | Collate | Ctype | Access privileges
-----------+----------+----------+-------------+-------------+-----------------------
postgres | postgres | UTF8 | en_US.UTF-8 | en_US.UTF-8 |
template0 | postgres | UTF8 | en_US.UTF-8 | en_US.UTF-8 | =c/postgres +
| | | | | postgres=CTc/postgres
template1 | postgres | UTF8 | en_US.UTF-8 | en_US.UTF-8 | =c/postgres +
| | | | | postgres=CTc/postgres
mydb | dbuser | UTF8 | en_US.UTF-8 | en_US.UTF-8 |
Memahami Output-nya
- Name: Nama database.
- Owner: Role yang memiliki database.
- Encoding: Skema encoding karakter yang digunakan database.
- Collate: Urutan collation (yaitu cara string diurutkan).
- Ctype: Klasifikasi karakter (misalnya huruf, angka).
- Access privileges: Hak akses khusus, jika ada.
Tambahkan ‘+’ untuk Informasi Lebih Lengkap
Psql menggunakan + bersama perintah lain untuk menampilkan output perintah secara lebih lengkap. Ini sangat berguna saat Anda butuh informasi lebih detail atau saat output default terlalu ringkas atau terpotong.
Untuk daftar database, jalankan \l+ untuk melihat informasi tambahan tentang setiap database
Perintah ini menampilkan detail tambahan tentang setiap database, seperti:
- Size: Ruang disk fisik yang digunakan database.
- Description: Komentar apa pun yang telah ditambahkan ke database.
Menampilkan Role dan Izin dengan ‘\du’
Perintah \du menampilkan daftar role di database PostgreSQL beserta hak akses yang terkait.
Output-nya akan mencakup kolom seperti:
- Role name
- Attributes: Menampilkan atribut global seperti izin login, status superuser, pewarisan role, dan lainnya.
- Member of: Role lain yang mencakup role ini.
Menampilkan Informasi Tablespace dengan ‘\db’
Perintah \db memberikan informasi tentang tablespace, yaitu lokasi penyimpanan tempat database PostgreSQL menyimpan file-nya.
Perintah ini menampilkan detail setiap tablespace, termasuk:
- Name: Nama tablespace.
- Owner: Role PostgreSQL yang memiliki tablespace.
- Location: Path direktori tablespace di disk.
- Size: Ukuran tablespace.
Mengambil Informasi Database Lengkap dari ‘pg_catalog.pg_database’
PostgreSQL menyimpan metadata semua database di katalog sistem pg_catalog.pg_database. Melakukan query ke katalog ini bisa memberikan detail lengkap tentang database.
Contoh Query SQL
Untuk mengambil informasi detail tentang database:
SELECT datname AS database_name,
pg_size_pretty(pg_database_size(datname)) AS size,
datallowconn AS allow_connections,
datconnlimit AS connection_limit,
encoding,
datcollate,
datctype
FROM pg_catalog.pg_database;
Memahami Output-nya
- database_name: Nama database.
- size: Ukuran database dalam format yang mudah dibaca.
- allow_connections: Menunjukkan apakah database mengizinkan koneksi (true atau false).
- connection_limit: Jumlah maksimum koneksi bersamaan yang diizinkan (-1 berarti tanpa batas).
- encoding: Numeric ID encoding database.
- datcollate: Pengaturan collation database.
- datctype: Pengaturan tipe karakter database.
Query ini memberikan gambaran tentang konfigurasi dan pengaturan database.
Cukup Tunjuk dan Klik dengan Beekeeper Studio
Beekeeper Studio menampilkan semua database dalam dropdown di bagian atas antarmuka, sehingga Anda bisa berpindah database kapan saja.

Ringkasan
Singkatnya, tampilkan semua database di psql dengan \l. Untuk informasi lebih detail, gunakan perintah lain yang dibahas dalam tutorial ini.
Beekeeper Studio Adalah GUI Database Gratis & Open Source
Tool query & editor SQL terbaik yang pernah saya pakai. Semua yang saya butuhkan untuk mengelola database ada di sini. - ⭐⭐⭐⭐⭐ Mit
Beekeeper Studio cepat, intuitif, dan mudah digunakan. Beekeeper mendukung banyak sekali database, dan berjalan mulus di Windows, Mac, dan Linux.
Apa Kata Pengguna tentang Beekeeper Studio
"Beekeeper Studio sepenuhnya menggantikan workflow SQL lama saya. Cepat, intuitif, dan membuat kerja dengan database kembali menyenangkan."
"Saya sudah mencoba banyak GUI database, tapi Beekeeper punya keseimbangan sempurna antara fitur dan kesederhanaan. Langsung jalan."